Friday, October 12, 2012

4 Masalah Seksual yang Seringkali Terjadi pada Perempuan

"4 Masalah Seksual yang Seringkali Terjadi pada Perempuan"

Biasanya permasalahan dalam disfungsi seksual selalu dikaitkan dengan para pria. Padahal kaum wanita juga punya permasalahan yang tidak kalah serius dalam persoalan tersebut. Secara umum semua masalah seksual yang dialami oleh pria maupun wanita banyak disebabkan oleh beberapa penyakit dan gangguan fisik ataupun mental penderitanya.

Pada usia berapa pun di masa dewasa, perempuan dapat menderita disfungsi seksual. Namun pada faktanya semua permasalahan seksual tersebut timbul setelah perempuan melahirkan atau ketika perempuan tengah  mengalami menopause. Di bawah ini akan dijelaskan sejumlah problem yang umumnya terjadi saat perempuan mengalami disfungsi seksual:

1.       Tidak merasa terangsang
Perempuan yang tidak terangsang pada tubuhnya saat berhubungan dengan pasangannya, akan mengakibatkan pelumas yang mengalir dalam vagina menjadi berkurang dan kurang untuk kebutuhan penetrasi. Situasi tubuh yang tidak terangsang pada perempuan berkaitan erat dengan rasa cemas yang timbul pada pikiran. Selain itu sejumlah riset juga tengah serius mendalami hubungan antara organ seksual perempuan dengan persoalan sirkulasi darah yang mampu memberi pengaruh pada gairah ketika sedang berhubungan seksual.
2.       Kurang Bergairah
Salah satu jenis disfungsi seksual pada wanita juga disebabkan oleh gairah seksual yang menurun atau juga minat yang kurang untuk melakukan hubungan seksual. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi di antaranya adalah depresim stress, capek, atau tengah hamil. Selain itu perubahan kondisi hormon serta sedang dalam perawatan suatu penyakit seperti kemoterapi yang dapat menurunkan gairah seksual. Kadangkala kemonotonan dalam proses hubungan seksual yang menyebabkan kejenuhan bisa menjadi penyebab kurangnya hasrat untuk berhubungan seksual.
3.       Merasa nyeri
Rasa nyeri yang timbul ketika sedang melakukan hubungan seksual disebabkan oleh beberapa faktor seperti  vaginitis, kista, kurangnya pelumasan, jaringan parut akibat operasi, endometriosis, dan penyakit menular seksual. Rasa takut saat penetrasi dilancarkan juga bisa menyebabkan rasa nyeri ketika sedang berhubungan seksual. Hal tersebut terjadi biasanya disebabkan oleh trauma di masa lalu ataupun fobia seksualitas.
4.       Kesulitan orgasme
Perempuan yang sulit mengalami orgasme atau lebih dikenal dengan istilah Anorgasmia yang seringkali terjadi sesudah mendapatkan rangsangan oleh pasangan. Fakta menyebutkan bahwa satu dari lima orang perempuan di dunia mengalami kesulitan orgasme. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh trauma di masa lalu, rasa cemas, bersalah, faktor psikologis, kurangnya pengetahuan dan pengalaman. Selain itu juga ada beberapa penyebab lain timbulnya anorgasmia seperti mengkonsumsi obat-obatan khusus atau terkena penyakit yang kronis.


1 comments:

Adi #Lev said...

Dan semua bersumber pada satu hal.

Kurangnya rangsangan

Blog walk from dunia-lelaki(dot)com :)

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes