Showing posts with label Daur Ulang. Show all posts
Showing posts with label Daur Ulang. Show all posts

Wednesday, July 18, 2012

Cara Membuat Tas Botol Minum

"Cara Membuat Tas Botol Minum"

Anda gemar bersepeda ria? Ayo bikin tas tempat botol minum. Sehingga Anda bisa menggantungnya di celana Anda selama bersepeda. Praktis, kan?

Bahan:
2 lembar bahan tas (spunbond), masin-masing berukuran 25x9,5 cm.
2 helai tali tas, masing-masing berukuran 8,5x2,5 cm
1 lembar spon, ukuran 25x9,5 cm
1 helai bahan tas (spunbond), ukuran 72x1,5 cm untuk bisaban
1 buah velcro (perekat), ukuran 18x2,5 cm
1 buah cantolan
1 buah ring tas bentuk setengah lingkaran
Pembolong sabuk dan mata ayam
Benang dan mesin jahit

Cara membuat:

"Cara Membuat Tas Botol Minum"
  1. Tumpuk jadi satu bahan tas, spon dan bahan tas.
  2. Jahit bisban pada tepo susunan tiga bahan di sekelilingnya, sambil menyelipkan tali tas dari atas ke bawah. Jarak tali tas dari pinggir 2,5 cm. Tali berikutnya berjarak 3 cm dari tali pertama.
  3. Pasang ujung tali yang satu melewati tali yang kedua secara menyilang. Jaraknya 3 cm dari tali kedua. Jahit juga ujung tali kedua, 3 cm dari ujung tali pertama, juga secara menyilang.
  4. Tindas tali tas agar menempel rapat pada tasnya.
  5. Velcro, jahit velcro bagian benang (dua buah) di kiri tas. Jahit bagian perekat di kanan tas.
  6. Buat satu lubang, 12 cm dari kanan, satu buah lubang lagi 10 cm dari kiri. Pasang mata ayam dan ringnya menggunakan pembolong sabuk.
  7. Pasang cantolan untuk gantungan di celana.
  8. Letakkan botol di atas tali menyilang tadi. Lingkarkan tas hingga rapat betil. Gantungkan di celana. 

Sunday, July 15, 2012

Mengenal Simbol Daur Ulang Botol

"Simbol Daur Ulang Botol" 
Simbol Daur Ulang Botol Jika anda perhatikan, di setiap botol kemasan-biasanya di bagian dasar botol—terdapat tanda daur ulang dalam bentuk segi tiga dengan angka di dalamnya dan kode huruf di bawahnya. Itulah tanda bahwa kemasan dapat didaur ulang sehingga tidak menjadi sampah plastik. Tidak semua botol bekas aman digunakan lagi.

Perkumpulan Industri Plastik AS membagi tujuh jenis kemasan plastik.

1. Simbol Daur Ulang Botol Polynthylene Terephthalate (PET, PETE)


PET transparan, jernih, dan kuat. Biasanya dipergunakan sebagai botol minuman (air mineral, jus, soft drink, minuman olah raga) tetapi tidak untuk air hangat atau panas. Sertpihan pada pelet PET yang telah dibersihkan dan didaur ulang dapat digunakan untuk membuat serat benang, karpet, fiberfill dan geotextile.

2. Simbol Daur Ulang Botol High Density Polyethylene (HDPE)


HDPE dapat digunakan untuk membuat berbagai macama jenis botol. Botol-botol yang tidak diberi pigmen bersifat tembus cayaha, kaku, dan cocok untuk mengemas produk yang memiliki umur pendek seperti susu. Karena HDPE memiliki ketahanan kimiawi yang bagus, plastik jenis ini dapat digunakan untuk mengemas deterjen dan pemutih. Hasil daut ulangnya dapat digunakan sebagai kemasan produk non-pangan seperti sampo, kondisioner, pipa, ember, dan lain-lain.
"Simbol Daur Ulang Botol"


3. Simbol Daur Ulang Botol Polyvinyl Chloride (PVC)


Memiliki karakter fisik yang stabil dan tahan terhadap bahan kimia, pengaruh cuaca, aliran, dan sifat elektrik. Bahan ini paling sulit untuk didaur ulang dan biasa digunakan untuk pipa dan konstruksi bangunan.

4. Simbol Daur Ulang Botol Low Density Polyethylene (LDPE)


Biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek (madu, mustard). Barang-barang dengan kode ini dapat didaur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Kemasan ini bisa dibilang tidak dapat dihancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5. Simbol Daur Ulang Botol Polypropylana (PP)


Jenis ini memiliki daya tahan yang baik terhadap bahan kimia, kuat dan memiliki titik leleh yang tinggi sehingga cocok untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum, tempat obat, dan botol minum untuk bayi. Biasanya didaur ulang menjadi casing baterai, sapu, sikat, dan lain-lain.

6. Simbol Daur Ulang Botol Polystyrene (PS)


PS biasa di pakai sebagai bahan tempat makan gabus sintesis (styrofoam), tempat minum sekali pakai, tempat CD, karton tempat telur dan lain-lain. Pemakaian bahan ini sangat dihindari untuk mengemas makanan karena bahan styrene dapat masuk ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Styrene berbahaya untuk otak dan sistem saraf manusia. Di Cina dan banyak megara bagian Amerika Serikat bahan ini sudah  sebagai bahan tempat makanan. End of article :Simbol Daur Ulang Botol.

Sumber: health and fit

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes