Friday, August 31, 2012

Studi: Toilet Jongkok Lebih Sehat daripada Toilet Duduk

"Studi: Toilet Jongkok Lebih Sehat daripada Toilet Duduk"

Studi: Toilet Jongkok Lebih Sehat daripada Toilet Duduk - Kebanyakan orang lebih memilih buang air besar pada kloset duduk, dengan alasan agar lebih memudahkan serta lebih rileks. Namun sebagian orang juga lebih memilih toilet jongkok karena merasa sudah terbiasa. Tidak ada yang memaksa anda untuk memilih mana yang cocok bagi anda, namun dari sisi kesehatan pilihan mana dari cara buang hajat yang lebih sehat?

Sebuah studi yang diterbitkan pada journal Digestive Diseases and Sciences menunjukkan bahwa posisi duduk atau posisi jongkok ketika buang air besar punya pengaruh besar terhadap kenyamanan kamar mandi.

Dr. Dov Sirikov dalam studi ini meminta sejumlah responden agar melakukan buang hajat dengan tiga posisi yang berbeda. Ada yang buang hajar di toilet duduk dengan tinggi 16 inci, ada pula yang duduk di toilet setingg 12 inci, dan yang terakhir jongkok di atas wadah plastik. Tiap-tiap responden juga diminta mencatatkan waktu yang mereka habiskan untuk buang air besar dan mengukur jenis kesulitan yang dialami pada empat skala titik.

Hasilnya menunjukkan bahwa ketika posisi seseorang tengah jongkok, ia memerlukan 51 detik untuk memindahkan perutnya. Sementara ketika dalam posisi duduk pada toilet yang lebih tinggi orang-orang memerlukan 130 detik agar perutnya berpindah. Tidak hanya itu, orang yang buang hajat dengan posisi jongkok merasa lebih mudah dan lebih nyaman dalam melakukannya.

Penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti dari jepang terkait hal ini. Mereka melakukan penelitian terhadap cairan yang dilepaskan dubur ketika dalam posisi jongkok dan duduk. Studi: Toilet Jongkok Lebih Sehat daripada Toilet Duduk - Dari hasil rekaman video  sinar x tampak bahwa sudut anorektal yang terbentuk saat dari dalam anus meningkat dari 100 menjadi 126 derajat saat responden berpindah posisi dari posisi duduk ke posisi jongkok. Peneliti juga mengamati kemungkinan pengurangan keinginan mengejan ketika buang air dengan posisi jongkok.

Mengejan ketika sedang buang air besar berkaitan erat dengan penyakit wasir. Wasir terjadisaat pembuluh darah pada bagian dubur mengalami pembengkakan, di sisi lain tekanan ketika mengejan akan menyebabkan pembuluh darah makin membesar. 

Wasir dapat disebabkan oleh mengejan ketika buang hajat, infeksi dubur, sembelit, duduk dalam  waktu lama, atau bahkan karena penyakit seperti sirosis hati. Wasir dapat terjadi secara internal maupun ekternal. Gejalanya antara lain  rasa sakit, gatal-gatal pada dubur, nyeri seputar dubur, dan terdapat darah merah pada tinja, muncul benjolan keras di sekitar dubur serta nyeri ketika buang air besar.

Kesimpulannya, mengacu pada sejumlah hasil penelitian di atas dapat di tarik konklusi bahwa dengan menggunakan closet jongkok relatif lebih menguntungkan jika dipandang dari sisi kesehatan karena dapat mempermudah proses buang air besar. Namun, semuanya tentu terpulang pada selera, kenyamanan serta kebiasaan anda, untuk memilih jenis kloset duduk atau jongkok - Studi: Toilet Jongkok Lebih Sehat daripada Toilet Duduk 

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes